Showing posts with label Fatwa Ulama. Show all posts
Showing posts with label Fatwa Ulama. Show all posts

Wednesday, September 2, 2015

Bolehkah Mengisi Kajian Tanpa Hijab atau Pembatas Kain ?

Fatwa Syaikh Muqbil ibn Hadi Al Wadi’i rahimahullahu ta’ala

Pertanyaan : Apa hukumnya mengajar perempuan dalam kelas umum di belakang laki-laki (langsung tanpa hijab pembatas –pent), dalam perkara agama mereka atau kajian Islam mingguan, dengan kondisi para perempuan tersebut berhijab atau bercadar, atau apakah harus kajian Islam tersebut berada di balik hijab? Lalu apa hukumnya mengajari perempuan perkara agama dalam kondisi ini dengan mengetahui bahwa ada beberapa anak laki-laki kecil disana yang ikut, dan terkadang pengajaran tersebut adalah dalam perkara agama yang hukumnya darurat untuk segera diketahui?
Read More..

Sunday, July 13, 2014

Hukum Membaca Al-Fatiha bagi Makmum


Apa hukum membaca al-Fatihah dan bagaimana dengan makmum?

Dijawab oleh al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini

Secara global membaca al-Fatihah hukumnya wajib pada setiap rakaat sebagai rukun yang menentukan sahnya shalat. Ini mazhab jumhur ulama. Dalilnya adalah:

1. Hadits ‘Ubadah bin ash-Shamit radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ.

“Tidak sah shalat orang yang tidak membaca al-Fatihah.” (Muttafaq ‘alaih)

Hadits ini diriwayatkan pula oleh ad-Daraquthni dengan lafadz,

لاَ تُجْزِئُ صَلاَةٌ لاَ يَقْرَأُ الرَّجُلُ فِيهَا بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ

“Tidak sah shalat yang pelakunya tidak membaca al-Fatihah padanya.” Kata ad-Daraquthni, “Ini adalah sanad yang sahih.” Al-Albani juga menyatakannya sahih.
Read More..

Saturday, July 12, 2014

Saatnya Meninggalkan Musik

Siapa saja yang hidup di akhir zaman, tidak lepas dari lantunan suara musik atau nyanyian. Bahkan mungkin di antara kita –dulunya- adalah orang-orang yang sangat gandrung terhadap lantunan suara seperti itu. Bahkan mendengar lantunan tersebut juga sudah menjadi sarapan tiap harinya. Itulah yang juga terjadi pada sosok si fulan. Hidupnya dulu tidaklah bisa lepas dari gitar dan musik. Namun, sekarang hidupnya jauh berbeda. Setelah Allah mengenalkannya dengan Al haq (penerang dari Al Qur’an dan As Sunnah), dia pun perlahan-lahan menjauhi berbagai nyanyian. Alhamdulillah, dia pun mendapatkan ganti yang lebih baik yaitu dengan kalamullah (Al Qur’an) yang semakin membuat dirinya  mencintai dan merindukan perjumpaan dengan Rabbnya.

Read More..

Qunut Witir pada Bulan Ramadhan

Berkenaan dengan anjuran sebagian orang mengenai qunut witir setelah pertengahan Ramadhan, maka kami sengaja menghadirkan kapan waktu membaca qunut witir. Apakah boleh sepanjang tahun? Ataukah khusus hanya setelah pertengahan Ramadhan?

Tentang masalah qunut witir ada beberapa pendapat di antara para ulama.
Pertama: Hukum qunut witir itu makruh. Inilah pendapat ulama Malikiyah. Alasannya, tidak ada sunnah (tuntunan) dalam hal ini. Yang ada, qunut hanyalah pada shalat Shubuh saat nawazil.

Read More..

Friday, July 11, 2014

Hukum dan Kedudukan Hadits Qunut Subuh

Oleh : Ustadz Dzulqarnain

Pertanyaan :

Salah satu masalah kontraversial di tengah masyarakat adalah qunut Shubuh. Sebagian menganggapnya sebagai amalan sunnah, sebagian lain menganggapnya pekerjaan bid’ah. Bagaimanakah hukum qunut Shubuh sebenarnya ?

Jawab :

Dalam masalah ibadah, menetapkan suatu amalan bahwa itu adalah disyariatkan (wajib maupun sunnah) terbatas pada adanya dalil dari Al-Qur’an maupun As-sunnah yang shohih menjelaskannya. Kalau tidak ada dalil yang benar maka hal itu tergolong membuat perkara baru dalam agama (bid’ah), yang terlarang dalam syariat Islam sebagaimana dalam hadits Aisyah riwayat Bukhary-Muslim :
Read More..

Adakah Fadilah atau Keutamaan Khusus bagi Muslim dan Muslimah yang Membaca & Menghafal Al Qur`an?


Syuhada Al Iskandar menjawab :
1. Jelas ada. Sebelum kita menyebutkan fadilah dari membaca & menghafal Al Qur`an, alangkah pentingnya kita mengetahui haknya terlebih dahulu, yaitu; 1) Iqamatul Huruf/ menyempurnakan bacaan huruf-hurufnya dan 2) Iqamatul Hudud/ mengamalkan isi-kandungannya.
2. Diantara fadilah/keutamaannya adalah :
1)   Al Qur`an memberi petunjuk menuju jalan yang lurus.
” إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًاكَبِيرًا “
“Sesungguhnya Al Qur`an ini memberi petunjuk kepada jalan yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh, bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS Al Isra : 09)

2)   Al Qur`an adalah penyembuh & rahmat bagi orang yang beriman.
” وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا “
“Dan kami turunkan dari Al Qur`an sesuatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang beriman. Dan Al Qur`an itu tidaklah menambah bagi orang-orang zalim selain kerugian.” (QS Al Isra : 82)
Read More..

Thursday, February 7, 2013

Kita Ini Pengikut Siapa?

Para salaf kita sangat tekun mengamalkan sunah dan salat malam. Habib Segaf bin Muhammad Assegaf berkata, "Aku tidak pernah meninggalkan qiyamullail sejak usia 7 tahun." Dalam Risalatul Qusyairiyah seorang saleh berkata, "Sejak usia 3 tahun, aku tidak pernah meninggalkan qiyamullail."

Di masa kanak-kanaknya, Abu Yazid Al-Busthami belajar mengaji Quran pada seorang guru. Suatu saat ia sampai pada firman Allah: "Hai orang yang berselimut, bangunlah (untuk salat) di malam hari, kecuali sedikit (dari padanya), yaitu seperduanya atau kurangi sedikit dari seperdua itu." (QS Al-Muzzammil, 73:1-3)
Sepulangnya dari belajar, ia bertanya kepada ayahnya, "Ayah, siapakah orang yang diperintahkan oleh Allah untuk bangun malam?" "Anakku, beliau adalah Nabi Muhammad SAW. Aku dan kamu tidak mampu meneladani perbuatan beliau," jawab ayahnya. Abu Yazid terdiam.

Read More..

Saturday, January 26, 2013

18 Tingkatan Manusia di Akhirat menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziah

Peringkat Pertama : Ulul ‘Azmi


Peringkat tertinggi di akhirat, yaitu peringkat risalah.. Mereka adalah para nabi dan rasul. Dengan perantaraan tangan mereka kebaikan dunia dan akhirat ini terwujud, karena mereka Allah disembah dan ditaati. Yang tertinggi dari mereka adalah nabi dan rasul ulul ‘azmi yaitu Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad. Allah Berfirman “Dia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepada Ibrahim, Musa dan Isa”(QS Asy Syura:13) Kelima rasul di atas adalah penghuni lapisan paling atas dan syafaat berputar pada mereka hingga mereka menyerahkannya kepada penutup para rasul yang paling mulia, yaitu Nabi Muhammad.

Peringkat Kedua : Nabi dan Rasul


Yaitu para rasul dan Nabi yang berjumlah 25 yang disebutkan dalam Al Qur’an selain para ulul ‘azmi. Mereka adalah Adam, Idris, Hud, Luth, Shalih, Ismail, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub, Syuaib, Harun, Yunus, Dzulkifli, Ilyas, Ilyasa, Daud, Sulaiman, Zakaria dan Yahya. Tingkatan mereka sesuai dengan peringkat dan keutamaan mereka masing-masing.

Read More..